Thursday, 14 April 2016

Pengertian MVC (Model View Controller)




MVC - Model View Controller adalah sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data(Model) dari tampilan (View) dan bagaimana cara memprosesnya (Controller). Dalam implementasinya kebanyakan menggunakan framework dalam aplikasi website adalah basis arsitektur MVC, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, antar muka pengguna dan bagian yang menjadi kontrol dalam sebuah aplikasi web.

Sejarah dari MVC
Model View Controller pertama kali di publikasikan oleh peneliti Xerox Parc yang bekerja dalam pembuatan bahasa pemograman SmallTalk sekitar tahun 1970-1980

Bagian dari MVC
1. Model - Mewakili dari sturtur data biasanya model yang memiliki fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukan data ke basis data. Pembaruan data dan lainnya.
2. View - Bagian yang mengatur tampilan ke pengguna bisa di katakan halaman web.
3. Controller - Bagian yang menjembatani model dan view. Controller berisi perintah-perintah yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirim ke halaman web.
Dengan menggunakan metode MVC maka aplikasi lebih mudah untuk di rawat dan di kembangkan. Untuk memahami metode pengembangan aplikasi di perlukan pengentahuan tentang Pemograman Berorentasi Objek (Object Oriented Programming)

Jenis MVC Pada Website
1. Server Side MVC - Server side MVC biasa terjadi pada web tradisional yang tidak melibatkan client side seperti Javascript, Java Applet, Flash dan lainnya. Server Side MVC menyerahkan proses seluruhnya pada server, aplikasi pada sisi pengguna hanya dapat menerima. Aplikasi jenis ini kadang-kadang di sebut juga Thin Client.

2. Mixed Client Side and Server Side MVC - Pada Mixed Client Side and Server Side MVC 1 client tidak menggunakan model sebagai jembatan untuk melakukan komunikasi pada server, di bandingkan dengan server MVC, arsitekt
urnya memiliki kompleksitas yang lebih tinggi karena lebih banyak komponen yang terlibat. Untuk selanjutnya arsitekturnya di sebut dengan mixed MVC 1. Pada Mixed Client Side and Server Side MVC 2, Client menggunakan model sebagai jembatan untuk melakukan komunikasi pada server di bandingkan dengan model arsitektur MVC yang lain. Arsitektur ini memiliki tingkat kompleksitas yang paling tinggi karena lebih banyak komponen yang terlibat. Sehingga membutuhkan sumber daya yang lebih besar pula. Untuk selanjutnya arsitektur ini di sebut dengan Mixed MVC 2.

3. Rich Internet Application MVC - Rich Internet Application MVC (RIA) disebut juga dengan nama Fat Client, merupakan aplikasi web yang memiliki kemampuan dan fungsi seperti aplikasi destop. Ria pada sisi client, memiliki mesin untuk mengambil data yang berada pada server, sehingga pada client terdapat bagian MVC sendiri dan hanya membutuhkan bagian model pada sisi server.(Wikipedia)

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com
loading...
loading...

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | BTheme.net