Saturday, 27 August 2016

Jangan Membandingkan Pasangan Mu dengan Yang Lain

Memang dalam menjalin sebuah hubungan akan selalu ada masalah-masalah bahkan hingga sampai pada pertengkaran, namun hal itu hanya sebatas dan sedikit menjadi sebagai bumbu penyedap kebahagiaan, tidak dengan porsi yang banyak yang dapat menjadi sebagai sumber kehancuran, semua masalah memiliki akar dan sebabnya masing-masing dan tentunya mempunyai penyelesaian tersendiri. Masalah terbesar dari sebuah pasangan yang selalu disepelekan adalah membandingkan pasangan kita dengan pasangan yang lainnya.

Ilustrasi Images
Sebuah pasangan memiliki tujuan hidup bersama tentu ingin bahagia, mereka saling menyemangati serta saling mendukung, pasangan itu karunia Tuhan yang diciptakan bukan untuk saling memusuhi maupun saling menyakiti, namun mereka diciptakan untuk saling mencintai dan melengkapi. Untuk perbandingan kecil saja, di dalam keluarga terkadang kita sendiri juga merasa jengkel jika dibandingkan diri kita dengan kaka kita sendiri yang selalu mendapatkan nilai bagus di sekolahnya, apa lagi sampai di bandingkan dengan anak tetangga sebelah yang rajin dan selalu berpreatasi, hal ini membuat tidak membuat kita menjadi lebih rajin dalam belajar namun malah sebaliknya, begitu juga dengan pasangan, ketika pasangan kita membanding-bandingkan diri kita dengan yang lain, mereka akan merasa sedih dan cemburu, seakan dirinya tak memiliki kelebihan yang harus dibanggakan, yang pada akhirnya hanyalah sebuah pertengkaran antara pasangan yang berakhir dengan perpisahan. Tentu hal itu tidak di inginkan oleh siapapun. Sebelum semua itu terjadi, alangkah baiknya kita menghindari hal tersebut. Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Semua orang akan beranggapan yang sama, akan ada orang lain yang lebih baik dari pasangan kita, yang beranggapan "Rumput Tetangga Lebih Hijau" Sebenarnya itu tidak ada, bahkan ketika kalian mencari seseorang secantik atau setampan apapun, tentunya kalian pasti hanya akan menemui cobaan dan saingan yang lebih pula dari orang yang lebih baik dari pasangan itu sendiri. Untuk itu yang perlu kita ingat serta menyadari akan hal ini semua orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing dan tidak ada pada taraf yang sama.

"Tipuan" Yang Mengatakan Rumput Tetangga Yang Lebih Hijau.

Ketika kita beranggapan bahwa pasangan si A lebih baik daripada pasangan kita. Sebenarnya si A sendiri juga beranggapan jika pasang kita lebih baik dari pada pasangannya sendiri. Faktanya kebanyakan hal yang ditonjolkan oleh orang-orang adalah berbeda dengan realita yang ada, kebanyakan dari mereka akan lebih menonjolkan kesempurnaan dari sang idolanya itu, dan diri kita sendiri belum tahu akan kekurangan yang mereka punya, mungkin hanya orang terdekat saja yang mengetahui kejelekanya dan kekurangannya itu.

Merasakan Kehilangan Setelah Kehilangannya.

Saat dia sudah tak lagi disisi maka rasa kehilangan itu akan ada, dimana kita mungkin akan merasakan kesepian bahkan rindu yang menggebu ingin bersamanya. Dan Kita akan merasakannya ketika berganti pasangan baru, ternyata pasangan lama lebih baik dari pasangan yang baru sekarang ini. Fakta yang terjadi Menurut sebuah study penelitan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Havard 2013, 8 dari 10 orang yang bercerai dan menikah lagi merasa pasangan lama lebih baik dari pasangan yang baru, inilah yang akan terjadi jika anda sudah kehilangannya. Masihkah kita akan menyia-nyiakan pasanganmu dan mengabaikannya lagi ?

Hidup Adalah Sebuah Perjalanan Terjal dan Bukanlah Pertandingan.

Hidup bukanlah tentang perkataan orang lain, hidup kita adalah milik kita, hidup kita adalah perjalanan kita. Untuk hidup bahagia janganlah menjadi orang yang diatur oleh perkataan orang lain yang selalu membual dengan kata yang di susun rapi menjadi kalimat maja, belum tentu orang lain yang mengatur kita itu juga bahagia.

Kekayaan, penampilan dan materi tidak menjamin untuk hidup bahagia, faktanya banyak diantara mereka memiliki pasangan dengan keterbatasan fisik dapat hidup lebih bahagia dengan damai, dan kenapa mereka lebih bahagia? karena mereka saling mendukung satu sama lain, saling menerima kekurangan pasangan, kelebihan kitalah yang akan menutupi kekurangan dari pasangan kita !!

Selalu Berusaha Memperbaiki Kekurangan Pasangan dan Kita Sendiri. Mengapa harus memikirkan kekurangan pasangan dan memikirkan kelebihan orang lain "rumput tetangga" yang tidak ada habisnya, lebih baik untuk berusaha membuat pasangan kita lebih baik dengan saling melengkapi kekurangannya dengan kelebihan yang kita miliki yang tak mesti hanya di lakukan oleh orang bijak. Namun diri kita sendirilah yang harus memulainya.

Cinta Adalah Sebuah Kenyamanan Tempat Berkasih Sayang.

Jangan cari orang yang berkata “Aku mencintai mu karena kamu "cantik ataupun tampan" namun carilah mereka yang berkata “aku mencintai mu karena aku iklas dan nyaman bersama mu", aku akan berusaha agar dapat hidup bahagia bersamanya”. Jika begitu semua akan merasakan kedamaian dan kasih sayang yang utuh di dalam cinta. Karena cinta itu mampu membahagiakan. Cinta itu saling menjaga, menghormati, mendukung serta saling melengkapi dan saling berusaha membahagiakan satu sama lainnya, bukan untuk saling menjatuhkan dengan membading-bandingkan pasangan dengan yang lainnya. Kata bijak mengatakan "Cobalah untuk melihat kelebihannya dan tutupilah kekurangannya dengan kelebihan mu dan tataplah tersenyum hingga engkaupun bahagia bersama selamanya." namun yang mesti di ingat "pengertianlah" yang harus di utamakan dalam cinta. "Ketika cinta memanggil mu maka ikutilah walaupun jalannya terjal mendaki dan berduri karena belum pernah ada cinta yang selamanya bahagia." *


Sumber : Dikutip dari berbagai sumber dan revisi

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com
loading...

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | BTheme.net