Friday, 24 February 2017

Tahun Kabisat - Tata Surya


Tahun Kabisat - Tata Surya

Tahun Kabisat adalah tahun yang terdiri dari 366 hari. Tahun yang disepakati sebagai tahun kabisat adalah tahun yang angkanya dapat di bagi 4, kecuali tahun abad(berahir dengan 00) yang tidak dapat dibagi 400. Pada tahun kabisat, jumlah hari pada bulan februari adalah 29 hari, sedangkan selama tiga tahun sebelumnya jumlah hari pada bulan februari sebanyak 28 hari. Yang menentukan tahun kabisat pada kalender adalah kaisar romawi Julius Caesar pada tahun 47 SM.

Pada tahun 1582 aturan tahun kabisat di ubah oleh Paus Gregory XIII. Tahun yang berakhir dengan 00(tahun abad) dan dapat di bagi 400 dijadikan tahun kabisat. Dengan adanya perubahan kalender ini, tahun 1900 yang menurut kalender Julius Caesar merupakan tahun kabisat, tapi dalam kalender Gregorian bukan tahun kabisat walaupun dapat dibagi 4.

Menurut perhitungan orang romawi, bumi memerlukan waktu 365 1/4 hari (kalender matahari) untuk mengelilingi matahari. Tahun yang di dasarkan atas kala revolusi bumi disebut tahun masehi atau tahun matahari. Dalam perhitungannya, ternyata kelebihan 1/4 hari makin lama makin membingungkan.

Akhirnya pada tahun 47 SM kaisar romawi julius caesar memerintahkan agar tiap tahun sejak itu dipakai 365 hari saja, kecuali selang 4 tahun sekali. Sisa 1/4 hari setiap tahun dikumpulkan dan di tampung pada tahun ke 4 yang akan terdiri dari 366 hari, yaitu tahun kabisat.

Dalam perkembangan zaman, orang memperhatikan bahwa paskah dan hari raya yang lain tidak lagi bertepatan dengan musim biasanya karena terlalu banyak hari yang ekstra yang bertumpukan. Perhitungan julius caesar tidak tepat, sebab bumi selesai mengililingi matahari tepatnya dalam waktu 365 hari 5 jam 48 menit 46 sekon, jadi perhitungan julius caesar kelebihan 11 menit 14 sekon setahun. Dalam 4 tahun, kelebihan waktu mencapai 44 menit 56 sekon hingga dalam 128 tahun akan terkumpul menjadi 1 hari.

Pada tahun 1582, paus gregorius XIII memutuskan untuk mengambil suatu tindakan menyangkut hal ini. Ia memerintahkan agar tahun 1582 di kurangi 10 hari. Untuk memperthankan ketelitian penanggalan di waktu yang akan datang, ia memerintahkan agar tahun kabisat dilangkahi saja pada tahun terakhir dari setiap abad, kecuali kalau tahun itu dapat dibagi 400. Berarti tahun 1700, 1800, dan 1900 bukan tahun kabisat, tetapi tahun 2000 merupakan tahun kabisat. Cara perhitungan ini disebut sistem kalender gregorian yang kini dipakai diseluruh dunia untuk kepentingan sehari-hari. Meskipun demikian, sebagian agama masih menggunakan penanggalan sendiri untuk keperluan keagamaan.

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com
loading...
loading...

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | BTheme.net