Saturday, 27 January 2018

Masalah Yang Ada di Banda Aceh dan Aceh Besar


Masalah Yang Ada di Banda Aceh dan Aceh Besar

Aceh Besar dari namanya saja kita sudah memgetahui bahwa kabupaten Aceh Besar itu sangat luas bahkan keseluruhan Banda Aceh pada dasarnya itu juga adalah Aceh Besar. Namun jika anda sekarang ini jika anda hendak berkunjung kesini Aceh Besar dan Banda Aceh tentunya ada beberapa hal yang harus anda perhatikan.

Tentunya sekarang ini ada beberapa hal yang memprihatinkan dan belum mempunyai penyelesaian hingga sekarang, entah itu tidak punya solusi atau memang tidak perhatikan. Berikut ini beberapa rincian yang persoalan yang menjadi permasalah di kota serambi mekkah tersebut.

1. Lalu Lintas
Meskipun jakarta menjadi kota pengaturan lalu lintas sangat buruk tetapi hal tersebut juga dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar. Ditambah lagi dengan kesadaran masyarakat yang kurang akan tertipnya berlalu lintas menambah kesumpekan yang menjadi kota madani ini sangat tidak nyaman untuk di lintasi.


Pelanggaran lalu lintas masih sangat sering terjadi seperti tidak tertipnya pada simpang lampu stop. Banyak masyarakat yang ugal-ugalan yang semua ingin mendahului. Sehingga menjadi kemacetan yang tidak terhindarkan.

Disamping itu juga tidak jarang kita temui para pengguna jalan adalah para ibu-ibu yang sama sekali tidak mengerti dengan peraturan lalu lintas serta anak-anak yang masih usia SD sudah mengendarai sepeda motor. Tentunya hal demikian itu memjadi perhatian kita semua akan minimnya kesadaran dari masyarakat itu sendiri serta jauh dari pantauan dan pengawasan orang tua.

2. Dam Truck Angkutan
Truck Angkutan ini sebenarnya masih dalam penggunaan jalan dan berlalu lintas tapi bukan disitu masalahnya. Dam truck yang sering kita temui di kota Banda Aceh dan Aceh besar disini selalu saja meganggu pengguna jalan lain. Bukan karena mereka membawa pasir atau tanah. Tetapi kesadaran dari sang sopir truck ini sangatlah kurang.


Sering kita temui bahkan hampir semua Dam Truck ini pada saat melintasi menggunakan jalan raya tidak pernah menutup muatannya baik itu pasir atau tanah atau muatan sejenisnya. Sehingga sangat menggangu penguna jalan lain yang sedang melintas.

Memang mereka yang melintasi dijalan dengan sepeda motor menggunakan helm tapi sangat tidak nyaman saat hamburan pasir kecil-kecil itu mengenai pengendara lain atau mereka yang sedang berjualan dipinggir jalan.

Belum lagi ditambah dengan sopir truck ini yang kadang mereka ugal-ugalan. Sehingga dapat membahayakan pengguna lain yang sedang melintasi. Jika mungkin suatu saat akan mendatangi Banda Aceh dan Aceh Besar hal ini bisa anda perhatikan.

3. Listrik
Memang listrik belum terisi semua diseluruh penduduk negeri di indonesia terutama daerah pedalaman sana. Tatapi tahukah anda bahwa sesungguhnya di Banda Aceh dan Aceh Besar ini adalah sebuah pusat kota yang masih belum mempunyai listrik yang memadai.


Listrik memang ada tetapi sering mati-mati hidup. Jika listrik yang demikian ini tentu akan sangat meganggu dan menghambat semua elemen. Dari rumah sakit, Lembaga pemerintahan hingga lalu lintas sangat tentu merasakan hal ini walaupun menggunakan mesin listrik pribadi.

Tetapi masyarakat yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar sudah sering merasakan hal ini. Jika dimalam hari tentunya sudah sangat gelap tanpa lampu karena listriknya mati. Dan berita pemadaman listrik bergilir ini bisa kita temui setiap harinya pada media berita serambi indonesia dan tertera pula stembel basah dari dirut PLN Banda Aceh.

Tentunya hal demikian ini perlu penyelesaian yang cepat. Tetapi tidak di Banda Aceh dan Aceh Besar karena memang dari dulu-dulu itu memeng begitu dan alasan mereka itu-itu saja. Jadi jika ingin berkunjung kekota yang serba kekurangan ini, anda harus mempunyai persiapan yang matang dan selalu menyediakan energi cadangan sebagai persiapan bila listriknya mati.

4. Air Bersih
Air Bersih juga menjadi kendala di Banda Aceh dan Aceh Besar. Apabila mati listrik tiba-tiba anda bisa saja batal mandi lantaran tidak ada air. Memang pada sebagian penduduk di Banda Aceh dan Aceh menggunkan sumur sebagai sumber airnya. Tetapi banyak juga masyarakat di Banda Aceh menggunakan air PDAM untuk kebutuhan rumahnya.


Tetapi semua itu tentu sangat di perlukannya dengan mesin pompa air. Namun jika listrik mati ini akan menjadi masalah besar dan anda harus menompang tempat mandi ke meunasah-meunasah atau ke mesjid-mesjid terdekat.

Nah, tentunya persoalan yang demikian itu harus kita perhatikan sama-sama agar mempunyai solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar. Namun itulah budaya dan kebiasaan yang ada, semoga saja kedepannya menjadi lebih baik walaupun tidak mungkin.

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com
loading...
loading...

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | BTheme.net